DIALOG ARLOGI

0

Kini aku tak pernah merasakan kesendirian, dengan keadaan sebelumnya yang membuat aku seperti manusia rimba tanpa makhluk lain. Sudah ada kau yang kini bersamaku, menyatu dengan tubuhku, bernafas denganku semua kita lalui bersama. Semua terasa begitu nyata, enam bulan kita berjalan bersama, kau merasakan apa yang aku rasanya. Saat kesedihan menghampiriku kau pun merasakan apa yang ku rasakan. Saat aku tertawa nyaring kau

Teruskan Baca

Kegilaan Tanpamu

0

Kegilaan yang sempat aku rasakan, saat aku menerima kenyataan kau telah pergi jauh dari kehidupanku. Keputusan untuk meninggalkanku yang kau pilih. Melepas bebas semua cinta yang telah aku dekap penuh kesetian. Aku memang terlalu besar berharap memilikimu seutuhnya, hingga aku tidak pernah membayangkan akan kehilangmu untuk selamanya. Kesetian yang terlalu sempurna aku berikan kepadamu, membuat aku yakin kau pun akan selalu tulus

Teruskan Baca

Slamet

0

Aku baru saja menjadi seorang suami, di usia 45 tahun. Pada umur 45 tahun aku tergolong lelaki yang telat menikah. Sebenarnya aku belum ada niat untuk menikah, kendati Mak-Bapak mendesak-desak untuk aku segera menikah. Mak-Bapak khawatir kalau aku akan menjadi pejaka tua. Kekhawatiran Mak-Bapak juga karena aku memberikan kesempatan untuk adik-adikku menikah terlebih dahulu. Sisa satu anak Mak-Bapak yang belum menikah, yaitu

Teruskan Baca

Alang-alang

0

Selalu saja merasa kembali terjatuh pada lubang sumur yang sama. Aku sudah mencoba untuk melakukan loncatan tertinggi agar tak lagi jatuh pada lubang sumur yang sama. Sama-sama dalam dengan genangan air yang sudah menyerupai lumpur, dengan bau tahi yang luar biasa bangsat.

Aku sudah memaafkan diriku sendiri, dengan begitu aku bisa menerima kehadiranmu untuk kehidupan baruku. Aku sudah memaafkan diriku

Teruskan Baca

True Love

0

Aku duduk terdiam memandanginya. Tanpa ia tahu aku begitu dekat dengannya. Jari jemarinya semakin pandai bermain dengan benang-benang pada gitar tuanya. Telingaku menikmati alunan gitar yang ia ciptakan, sungguh menambah keromantisan malam ini. Taburan bintang menyambut ia berirama, melengkingkan suara merdu dari bibir indahnya. Aku sungguh terlena dengan irama khas yang membuat aku tak pernah lupa dengan wanita manis berlesung pipi dan

Teruskan Baca

Berdosakah Aku?

0

Tidak ada yang pernah tahu bagaimana cara seseorang menyimpan dalam-dalam sebuah perasaan untuk tidak menghadirkan sakit. Haruskah bertahan dengan diam? Atau harus mengungkap dengan jelas tentang perasaan yang sebenarnya bukan untuk seseorang yang telah lama menjadi kekasih. Kekasih dengan sejuta tawaran kebahagian dan sejuta tawaran untuk setia merangkai cinta.

Aku duduk dengan jatung berdetak keras. Berkali-kali menarik nafas untuk menciptakan

Teruskan Baca

Tentang Cinta, dan Tentang Firasat

0

Bulan ke satu. Aku memantapkan hati untuk mulai memberikan kesempatan menerima perhatian dari seorang lelaki. Sampai bulan ke dua aku masih tetap bertahan dengan kesempatan Dia memberikan perhatiaan kepada ku. Ya, aku menerima dengan senang hati. Pikirku, sudah waktunya aku membuka kembali perasaan cinta kepada lelaki lain. Untuk bulan ke dua, aku tidak pernah mendapatkan kata cinta dari Dia. Pikirku, ini cara

Teruskan Baca

KOPI BUTUH GULA

0

Sudah seharusnya. Terkadang tidak semua sanggup diungkapkan begitu saja. Sebab, ada sebuah hati yang menjadi tempat untuk menerima dan menyimpan. Mengalah, satu hal yang terpenting dalam hidup ini. Belajarlah mengalah untuk menaklukan kehidupan. Belajarlah berkompromi dengan orang lain, diri sendiri dan hidup itu sendiri.

Semesta telah memberikan kesempatan menikmati takdir hidup sampai jasad ini hanya kenangan dalam balutan doa anak-anak

Teruskan Baca